Jelajah Litnum, UPT SMP Negeri 32 Gresik Ajak Murid Berpikir Analitis Lewat Petualangan Belajar

Humas
By -
0
Gresik – Belajar sambil berjalan, berdiskusi, lalu mencari solusi. Itulah suasana yang terlihat dalam kegiatan Jelajah Literasi dan Numerasi (Litnum) di UPT SMP Negeri 32 Gresik. Lewat kegiatan ini, murid tidak hanya diajak membaca dan berhitung, tetapi juga dilatih berpikir analitis serta memecahkan persoalan yang ditemui di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini menjadi salah satu inovasi sekolah untuk menguatkan kemampuan literasi, numerasi, sekaligus melatih murid berpikir analitis dalam memecahkan persoalan yang ditemui di lingkungan sekitar.


Sejak pagi, murid dibagi ke dalam beberapa regu untuk menyusuri pos-pos tantangan yang telah disiapkan panitia. Di Pos 1 bidang literasi budaya dan sejarah, setiap regu diminta mengabadikan objek melalui kamera ponsel, kemudian mengamati dan mendeskripsikan informasi secara cermat tentang Situs Sentono Lasem, sebuah situs yang terledi sebelah barat sekolah.



Memasuki Pos 2, tantangan berpindah ke bidang literasi sains. Dengan bantuan aplikasi Google Lens, murid mengidentifikasi dua jenis tanaman, kemudian menguraikan ciri-ciri, habitat, dan manfaatnya melalui diskusi kelompok.

Tantangan selanjutnya di Pos 3 bergeser ke bidang numerasi. Di bawah komando, Drs. Moh. Alimin, M.Pd., murid diminta menghitung dimensi salah satu candi yang berada di kawasan Gelora Universitas Sunan Gresik (USG). 

Dari hasil pengamatan dan perhitungan tersebut, mereka kemudian menyimpulkan jawaban secara logis bersama anggota regunya.

Kepala UPT SMP Negeri 32 Gresik, Ahmad Hanif Hasan, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan Jelajah Litnum dirancang agar murid terbiasa menggunakan kemampuan berpikir analitis dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya saat berada di ruang kelas.

Menurutnya, pembelajaran akan lebih bermakna ketika murid diberi kesempatan mengalami sendiri proses menemukan jawaban melalui pengamatan, diskusi, dan kerja sama.


"Kami ingin membangun budaya belajar yang aktif dan menyenangkan. Literasi dan numerasi bukan sekadar membaca atau berhitung, tetapi kemampuan memahami persoalan dan mencari jalan keluarnya," ujarnya, Jumat (31/07/2026).


Hanif menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya menghidupkan kembali kegiatan Pramuka sebagai wahana pembelajaran yang menarik. Harapannya, semakin banyak murid yang tertarik mengikuti Pramuka karena menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus menantang.


Kesan positif disampaikan Putri Diana Nabella, murid kelas VIII A asal Lasem. Menurutnya, konsep jelajah membuat pembelajaran terasa lebih hidup dibandingkan belajar di dalam kelas.



"Suasananya menyenangkan. Kami jadi lebih aktif, berani bertanya, dan belajar tanpa merasa terbebani. Literasi dan numerasi terasa lebih mudah dipahami karena langsung dipraktikkan," ungkapnya.


Hal senada disampaikan Muhammad Fahreza Febriansyah, murid kelas VII A asal Petiyin Wadeng Sidayu Gresik. Ia mengaku menikmati pembelajaran di alam terbuka karena tidak membosankan sekaligus menambah wawasan.


"Kegiatan kemarin itu seru, tidak membosankan karena menambah wawasan tentang pembelajaran di alam terbuka," katanya.


Humas: Rifaus.id

_____________

Tagline terbaru SPENTIWA ISTIMEWA

🫶 Iman & Integritas
Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, jujur, amanah, dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan.

🤝 Santun
Bersikap sopan, menghormati guru, orang tua, teman, serta menjaga tutur kata dan perilaku.

💪 Tangguh
Disiplin, pantang menyerah, mampu menghadapi tantangan, dan bangkit dari kegagalan.

💡 Inovatif
Kreatif, memiliki ide-ide baru, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat.

🚀 Mandiri
Percaya diri, mampu mengambil keputusan yang tepat, dan bertanggung jawab atas setiap pilihan.

🫂 Empati
Peduli terhadap sesama, mau membantu, menghargai perbedaan, dan mampu bekerja sama.

🌍 Wawasan Global
Terbuka terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional tanpa meninggalkan jati diri bangsa.

Akhlak Mulia
Berperilaku baik, berbudi pekerti luhur, menjadi teladan dalam ucapan maupun tindakan di sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Tags:

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
6/related/default